Buku: Guru yang Tak Mengenal Waktu

Buku: Guru yang Tak Mengenal Waktu

“Tuntutlah ilmu dari sejak buaian sampai liang lahat,” —Sabda Nabi Muhammad Saw.

 

Sejak 14 abad yang lalu, Nabi Muhammad Saw. sudah menganjurkan kita semua untuk terus mencari ilmu tanpa mengenal waktu. “Long Life Education” begitu ungkapan yang sering kita dengar saat ini. Terlebih belajar Islam yang akan menjadi panduan perjalanan hidup kita selama di dunia. Lalu, bagaimana cara kita bisa belajar sepanjang hayat sementara kita merasa tidak mempunyai waktu?

Bila berbicara waktu, tentu kita tidak bisa menyalahkannya atas ketidakmampuan kita untuk bisa belajar di majelis-majelis taklim atau pusat-pusat kajian Islam. Setiap kita diberi waktu yang sama; sehari 24 jam. Tidak ada yang dilebihkan, dan tidak ada yang dikurangi. Semua sama. Dan, di antara kita ada yang mampu meluangkan waktu untuk menghadiri majelis-majelis taklim.  Bila orang lain bisa, tentu kita pun bisa. Jadi, persoalannya bukan karena tidak ada waktu.

Kita bisa saja mengatakan bahwa masing-masing orang memiliki kesibukan yang berbeda. Baik. Kita benar-benar sibuk, sehingga seakan-akan waktu sehari-semalam terasa kurang. Namun, tidak berarti kewajiban menuntut ilmu hilang dari pundak kita. Tetap saja setiap kita memiliki kewajiban untuk menuntut ilmu, apalagi ilmu agama Islam.

Bila ini yang terjadi, kita bisa menjadikan buku sebagai “guru” yang akan menuntun dan mengajari kita akan berbagai ilmu pengetahuan. Tentu, untuk belajar Islam buku yang kita baca adalah buku-buku agama Islam. Sehingga dengan belajar pada buku, persoalan waktu bukan lagi masalah. Kita bisa memanfaatkan waktu istirahat, saat di perjalanan, menunggu rapat, dan waktu-waktu luang lain, untuk membaca buku. Sehingga setiap saat dan setiap waktu sampai akhirnya kita menuju ke liang lahat, kita tetap bisa menunaikan kewajiban kita untuk menuntut ilmu.

Dan, buku-buku terbitan  Republika Penerbit bisa menemani proses belajar kita sepanjang waktu.[]

Membaca dan Memori Otak

Februari 18, 2019

Test Post English

Februari 18, 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buku: Guru yang Tak Mengenal Waktu

Buku: Guru yang Tak Mengenal Waktu

“Tuntutlah ilmu dari sejak buaian sampai liang lahat,” —Sabda Nabi Muhammad Saw.

 

Sejak 14 abad yang lalu, Nabi Muhammad Saw. sudah menganjurkan kita semua untuk terus mencari ilmu tanpa mengenal waktu. “Long Life Education” begitu ungkapan yang sering kita dengar saat ini. Terlebih belajar Islam yang akan menjadi panduan perjalanan hidup kita selama di dunia. Lalu, bagaimana cara kita bisa belajar sepanjang hayat sementara kita merasa tidak mempunyai waktu?

Bila berbicara waktu, tentu kita tidak bisa menyalahkannya atas ketidakmampuan kita untuk bisa belajar di majelis-majelis taklim atau pusat-pusat kajian Islam. Setiap kita diberi waktu yang sama; sehari 24 jam. Tidak ada yang dilebihkan, dan tidak ada yang dikurangi. Semua sama. Dan, di antara kita ada yang mampu meluangkan waktu untuk menghadiri majelis-majelis taklim.  Bila orang lain bisa, tentu kita pun bisa. Jadi, persoalannya bukan karena tidak ada waktu.

Kita bisa saja mengatakan bahwa masing-masing orang memiliki kesibukan yang berbeda. Baik. Kita benar-benar sibuk, sehingga seakan-akan waktu sehari-semalam terasa kurang. Namun, tidak berarti kewajiban menuntut ilmu hilang dari pundak kita. Tetap saja setiap kita memiliki kewajiban untuk menuntut ilmu, apalagi ilmu agama Islam.

Bila ini yang terjadi, kita bisa menjadikan buku sebagai “guru” yang akan menuntun dan mengajari kita akan berbagai ilmu pengetahuan. Tentu, untuk belajar Islam buku yang kita baca adalah buku-buku agama Islam. Sehingga dengan belajar pada buku, persoalan waktu bukan lagi masalah. Kita bisa memanfaatkan waktu istirahat, saat di perjalanan, menunggu rapat, dan waktu-waktu luang lain, untuk membaca buku. Sehingga setiap saat dan setiap waktu sampai akhirnya kita menuju ke liang lahat, kita tetap bisa menunaikan kewajiban kita untuk menuntut ilmu.

Dan, buku-buku terbitan  Republika Penerbit bisa menemani proses belajar kita sepanjang waktu.[]

Membaca dan Memori Otak

Februari 18, 2019

Test Post English

Februari 18, 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *