SI ANAK KUAT62400

Obral!
()

Rp78,000.00 Rp62,400.00


Back Cover

Dari puluhan buku Tere Liye, serial buku ini adalah mahkotanya.

Kota Asal Pengiriman : Kota Jakarta Selatan
SKU: 978-602-5734-42-7 Kategori:

Description

“Kau anak paling kuat di keluarga ini, Amel. Itu benar sekali. Bukan kuat secara fisik, tapi kuat dari dalam. Kau adalah anak yang paling teguh hatinya, paling kokoh dengan pemahaman baik.”

***

Buku ini tentang Amelia, kisah anak yang memiliki mimpi-mimpi hebat untuk kampung tercintanya.

Dari puluhan buku Tere Liye, serial buku ini adalah mahkotanya.

Book Details

Weight 338 g
Dimensions 13.5 × 20.5 cm
Halaman

397

Tahun Terbit

2018

Author

Tere Liye

Publisher

Buku Republika

Reviews

7 reviews for SI ANAK KUAT62400

  1. septriyani25

    Setelah selesai membaca novel ini, saya sangat terkesan dengan sosok Amel (tokoh utamanya). Anak bungsu dari empat bersaudara itu memiliki karakter yang kuat. Bahkan orang dewasa pun dapat belajar dari sosok seorang Amelia. Sikap pantang menyerah yang ditunjukkan Amel membuat pembaca terkesan bila cerita tersebut benar-benar terjadi.

    Kekuatan dari novel ini adalah kehebatan penulis Tere Liye dalam menggambarkan tingkah laku, pemikiran, dan dialog anak-anak. Seperti novel-novel Tere Liye lainnya, Tere Liye selalu bisa memberikan pemahaman baru, tentunya dengan bahasa sederhana yang penuh makna.

    Recommended!

  2. Putri Andini Fadillah

    Si Anak kuat~

    Novel ini mengajak kita untuk menjelajahi daerah yang terbelakang. Dimana pola pikir masyarakat disana kurang percaya pada hal-hal yang baru dan lebih percaya pada hal-hal yang turun temurun dan memang sudah ada sejak lama. Padahal, hal baru tak selalu akan berdampak buruk, justru mungkin dengan hal baru itu kita bisa lebih sejahtera hidupnya.

    “Kita tak akan pernah tau apa-apa jika tak pernah mau mencoba”

    Untuk itu sosok Amelia hadir, sebagai pendobrak perubahan. Dengan pemahaman, tekad dan hati yang kuat, ia bisa membuat masyarakat percaya bahwa hidup memang perlu perubahan. Kita bisa membuat ketidakmungkinan itu menjadi mungkin.

    Novel yang cocok untuk kamu yang butuh suplemen penguat diri, pengalaman hidup, dan penyemangat bagi kamu yang ingin melakukan perubahan di sekitar!

  3. Nendi Dwi Wahyuni

    Bismillah.
    Novel yang begitu menggugah. Menampilkan banyak perjuangan dalam perjalanan hidup seorang anak bungsu, meski terlihat sederhana namun pesan yang terkandung begitu besar. Menceritakan cara seorang anak yang meski masih kecil menggapai mimpinya bak orang dewasa.
    Amel, bukan anak kecil sembarang. Dalam ceritanya ia memberi pesan bahwa tujuan hidup adalah tentang ketulusan hati menggapai mimpi demi keselamatan orang banyak, bukan punya mimpi memiliki kekuasaan untuk diri sendiri. Terlihat di penghujung cerita, meski ia sudah berpendidikan tinggi, ia kembali ke kampung halamannya untuk kepentingan bersama di kampungnya.
    Semoga kita mampu menjadi manusia yang dipenuhi ketulusan jiwa, bukan kerakusan dalam menggapai kekuasaan sendiri.

  4. Zahra Athira Faiha

    Bismillahirrahmanirrahim…

    Kisah Si Anak Kuat ini sangat menginspirasi. Terutama tentang Amel yang tidak mau menjadi ‘penunggu rumah’. Kisah ini dapat diteladani terutama cerita Amel, Maya, Tambusai, dan Norris saling bekerja sama menanam biji kopi yang lebih baik. Walaupun hasilnya gagal, Amel dan teman temannya tetap bersabar, Bahwa ini bukan akhir dari segalanya, ini justru awal dari segalanya.

    Judul cerita yang terharu dari buku ini adalah saat Amel sedang di gendong dengan Kak Eli karena pada saat itu kaki Amel terhantam tunggul hingga tak bisa berjalan. Kak Eli terus menerus menghibur Amel walaupun kondisi tubuh Kak Eli yang lebih payah. Hingga akhirnya Amel meminta maaf pada Kak Eli dan berkata kepada Bapak, “Amel sayang Kak Eli. Amel sungguh sayang Kak Eli “.

    Bapak benar, Kak Eli tidak pernah membenci adik adiknya. Dia memarahi karena dia justru menasehati kita, mengajari kita, tentang bagaimana menjadi adik yang baik. Kak Eli marah karena dia sedang menunjukkan rasa kasih sayangnya.

    “Bersabar adalah usaha yang terbaik. Ketika tidak ada lagi yang bisa kau huat, setelah begitu banyak usaha terbaik dilakukan, maka saatnya untuk bersabar. Cepat atau lambat, keajaiban akan tiba. Ketika tiba, keajaiban itu datang tak tertahankan. Tembok paling keras pun runtuh. Batu paling besar pun berlubang oleh tetes air hujan kecil yang terus menerus.” -Pak Bin- Halaman 369.

    “Kau tidak terlalu kecil untuk bisa melihatnya. Kau bahkan lebih cepat mengerti dibanding kakak kakakmu soal memahami kebaikan. Tetapi jelas kau terlalu keras kepala untuk menerimanya. Kak Eli menyayangi kau. Tidak ada orang yang begitu cerewet, sering mengingatkan, kalau dia tidak sayang. Justru ketika orang lain memutuskan mendiamkan, maka saat itulah dia sudah tidak peduli lagi, tidak sayang lagi.”
    -Bapak- Halaman 57.

    “Kau anak paling kuat di keluarga ini, Amel. Itu benar sekali. Bukan kuat secara fisik, tetapi kuat dari dalam. Kau anak yang paling teguh hatinya, paling kokoh dengan pemahaman baik. Kau anak yang paling kuat di keluarga kita, Amel. Karena hati kau dibuat dari kristal paling bening. Hanya seorang putri terbaik yang memperolehnya. Putri Amelia.” -Bapak-
    Halaman 25-26 dan 172.

    “Cinta itu tidak harus memiliki, tidak harus mengekang. Karena dengan begitu kita justru membuat arti cinta itu jadi dangkal. Semua orang tua selalu bersedia melepas anak-anaknya pergi, meski itu membuatnya amat sedih dan kehilangan. Tidak seorang pun ibu di dunia ini yang mau berpisah dengan anak-anaknya. Mulutnya berkata ‘pergilah’, tetapi hatinya berteriak menolak. Ibu adalah ibu, Amel. Kalian boleh saja tahu, mereka setiap malam sering kali bersimpuh menangis demi pengharapan terbaik bagi anak-anaknya.” -Wak Yati- Halaman 268.

    Dari puluhan buku Tere Liye, serial buku ini adalah mahkotanya.

  5. Kholin Indri

    Bismillah
    Amelia. Nama panggilannya Amel tapi ia sangat ingin dipanggil Eli seperti kakak pertamanya. Anak terakhir yg selalu diejek cengeng oleh Pukat dan Burlian. Namun sebenarnya dia adalah anak yg kuat. Amel selalu memiliki pehaman yg baik terhadap masalah yg dia hadapi. Amel memiliki misi penting dari gurunya yaitu untuk mengubah teman sekelasnya menjadi lebih baik. Namun tak semudah itu. Banyak tantangan yg harus dia hadapi. Siapakah teman sekelasnya itu? Setelah misi tsb terpenuhi suatu perubahan datang dari dalam dirinya. Perubahan yg membawa kemakmuran bagi kampungnya. Namun semua tak semulus rencana awalnya. Tuhan memiliki rencana lain yang jauh lebih baik. Lalu apakah rencana tsb?

    Buku ini juga cocok dibaca oleh anak bungsu yg selalu menghadapi berbagai permasalahan dengan kakak kakaknya. Buku ini memiliki banyak petuah yg dapat kita contoh agar menjadi pribadi yg lebih baik lagi.

  6. Nabila Pelangi Umari

    Ga pernah bosen sama seri Anak Nusantara, honest review. Ini buku ketiga yang saya baca karya tere liye setelah si anak pemberani dan si anak badai. Yang ini juga ga kalah keren, yang buat aku nangis kedua kalinya 😭 pas bagian “Panggil Aku Eli” wiihhh merinding bacanya. Kebetulan punya adek perempuan, baca ini sambil ngebayangin aku sama adik ku berantem terus kebawa sama ceritanya. Gatau lagi mau bilang apa sangking bagusnya buku ini.

  7. Yundwi (pemilik terverifikasi)

    Suka bacanya. Sedih senang ada di novel ini, recommended dahh….

Add a review

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *