JALAN DEMOKRASI: PENGALAMAN INDONESIA, TURKI, DAN MESIR

Obral!
(1 ulasan pelanggan)

Rp99,000.00 Rp79,200.00


“Buku ini telah membedah secara rinci berbagai persoalan yang menggerus demokrasi di negeri ini, sehingga tidak berjalan sebagaimana mestinya. Buku ini juga sekaligus dapat menjadi semacam kompas yang dapat memandu para pejuang demokrasi dalam menapaki masa depan.”
—- Zulkifli Hasan,  Ketua MPR 2014-2019

Kota Asal Pengiriman : Kota Jakarta Selatan
Browse Wishlist
SKU: 978-602-5734-70-0 Kategori:

Description

“Buku ini telah membedah secara rinci berbagai persoalan yang menggerus demokrasi di negeri ini, sehingga tidak berjalan sebagaimana mestinya. Buku ini juga sekaligus dapat menjadi semacam kompas yang dapat memandu para pejuang demokrasi dalam menapaki masa depan.”
—- Zulkifli Hasan,  Ketua MPR 2014-2019

Meskipun telah mengantarkan Dunia Barat mencapai puncak kemajuan dan kemakmuran,  demokrasi masih memiliki kekurangan. Bagi Dunia Islam, hal ini bisa menjadi sebuah peluang untuk memberikan kontribusi. Prinsip syura — yang menghadirkan Tuhan dan sangat memperhatikan aspek akhlak, etika atau moral – bukan mustahil bisa memberi warna atas demokrasi yang selama ini dijalankan di Barat. Belum lagi, kemajuan pemerintahan Islam sejak akhir abad ke-7, bisa menjadi modal atau aset kesejarahan yang menjadi inspirasi dalam menjalankan demokrasi.
Karenanya menjadi menarik ketika melihat dan membandingkan Indonesia, Turki, dan Mesir yang telah sama-sama memilih jalan demokrasi. Apakah ketiga negara ini sudah mampu menampilkan demokrasi yang berbeda dengan dunia barat? Apakah kemakmuran dan kemajuan yang didapatkan oleh negara-negara yang selama ini memilih jalan demokrasi sudah diraih oleh ketiganya atau salah satu di antaranya?
Tak hanya menarik, kajian dan perbandingan ini amat penting untuk menjadi pijakan dalam melangkah ke depan. Boleh jadi pilihan jalan demokrasi sudah tepat kita ambil, hanya saja kita semua perlu sungguh-sungguh menjalankannya.
Dan, buku ini akan menguraikannya untuk kita semua.

Book Details

Weight 350 g
Dimensions 15.5 × 23.5 cm
Author

Muhamad Najib

Publisher

Republika Penerbit

Reviews

1 review for JALAN DEMOKRASI: PENGALAMAN INDONESIA, TURKI, DAN MESIR

  1. Muhammad Sapi’i

    Berdasarkan penilaian kemajuan demokratisasi di Indonesia, menurut Freedom House sejak 1999-2017, terlihat kemajuan bahkan bisa dikatakan lompatan demokrasi di Indonesia sejak 1999. Hal ini tentu merupakan buah dari reformasi yang terjadi setahun sebelumnya, yakni tahun 1998. Sejak tahun tersebut tingkat demokrasi di Indonesia terus stabil, walaupun pada beberapa tahun terakhir ada penurunan PR dan CL. Hal itu membuat Indonesia yang sempat mencapai status Free turun menjadi Partly Free. Meskipun demikian, skor secara keseluruhan tetap baik dan stabil (hlm 282).
    .
    Dalam konteks inilah, buku ini menjadi penuh makna. Sebab, ia telah membedah secara rinci berbagai persoalan yang menggerus demokrasi di negeri ini, sehingga tidak berjalan sebagaimana mestinya. Tak hanya membahas persoalan demokrasi yang terjadi di negeri ini, beberapa negeri lainnya yang turut menjadi bahasan hangat seperti Turki dan Mesir juga layak dinikmati. Karenanya menjadi menarik ketika melihat dan membandingkan Indonesia, Turki, dan, Mesir yang telah sama-sama memilih jalan demokrasi. Apakah ketiga negara ini sudah mampu menampilkan demokrasi yang berbeda dengan Dunia Barat? Apakah kemakmuran dan kemajuan yang didapatkan oleh negara-negara yang selama ini memilih jalan demokrasi sudah diraih oleh ketiganya atau salah satu di antaranya?
    .
    Tak hanya menarik, kajian dan perbandingan ini amat penting untuk menjadi pijakan dalam melangkah ke depan. Boleh jadi pilihan jalan demokrasi sudah tepat kita ambil, hanya saja kita semua perlu sungguh-sungguh menjalankannya. Dan, buku ini akan menguraikannya untuk kita semua.
    .
    Buku ini juga sekaligus dapat menjadi semacam kompas yang dapat memandu para pejuang demokrasi dalam menapaki masa depan. Karena itu, ia bisa dijadikan buku wajib bagi para aktivis LSM, aktivis ormas, maupun aktivis partai politik dalam menyongsong masa depan. Walaupun buku ini hanya membahas tiga negara: Indonesia, Turki, dan Mesir, akan tetapi sejumlah negara Muslim memiliki karakter yang serupa. Contoh: Tunisia, Aljazair, Libia, Sudan, Suriah, Yaman, Pakistan, dan Bangladesh.

Add a review

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *