Di Tepi Sungai Dajlah

Promo Spesial!

Rp50,000.00 Rp40,000.00


Kota Asal Pengiriman : Kota Jakarta Selatan

Stok 3

Kategori: ,

Description

Ketika itu kira-kira jam 10 pagi Ahad 20 Oktober 1950 M dan langit

lazuardi yang berwarna belau (biru pekat) tidak sedikit pun dilindungi

awan saya berdiri di tepi Sungai Dajlah yang mengalir tenang dan diam

keruh serta penuh rahasia. Saya bermenung melihat airnya mengalir

membiarkan khayal saya menjalar dan melayang dalam lembar-lembar

sejarah masa lalu serta mengingat hubungan perjuangan Islam dan

kemerdekaan tanah air saya dengan sejarah yang terjadi di tepian dua

sungai yang telah banyak melukiskan sejarah yaitu Sungai Dajlah dan

Sungai Furat….

Di tengah jalan saya meminta mutawif itu mendekat dan saya berkata

“Kami ini bangsa Indonesia dan madzhab kami adalah Ahlus Sunnah wal

Jamaah (Sunni) madzhab Syafi`i. Namun kami tidak membenci zuriah

Nabi saw. (keturunan Nabi saw.). Kami berziarah kemari dari tempat yang

jauh karena kami pun cinta kepada Husain r.a….

Bilamana datang tanggal 10 Muharram orang-orang Syi`ah ramai sekali

yang datang ke Baghdad Karbala dan Najaf. Pada waktu itulah upacara

rapat yang amat mengerikan berlangsung. Badannya dipukuli baju

dirobek dan ratap bertalu-talu. Jika ada yang mati pada waktu itu

mereka mengganggap itu sebagai kematian yang semulia-mulianya mati

dalam mencintai zuriah Nabi Muhammad saw….

Book Details

Weight 204 g
Author

buya hamka

Publisher

gema insani

Reviews

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Di Tepi Sungai Dajlah”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *