Please wait...
Penulis 177 - Artikel 20 - Buku 291




Kenangan yang Tak Diharapkan
Category: Sobat Republika | Author: Amirullah B | | 21 Jun 2016, 07:45:37



Pagi ini,
Bayang-bayang malam masih hadir menutupi samar pandanganku. Bentuknya tidaklah menyerupai terang sang mentari, namun kehadirannya bak angin berhembus yang tak pernah terhenti walau sekejap. Ia betah dalam ketidakberadaannya.

Kuakui, segalanya akan sulit setelah ketiadaannya, namun janganlah sampai membelenggu seluruh apa yang kumiliki. Meski aku tak memiliki banyak hal, setidaknya itu bukanlah hal yang bisa dimainkan oleh orang lain.

Pergilah, seiring waktu terus berputar dan janganlah kembali lagi wahai kenangan yang tak pernah diharapakan ada.


COMMENTS
- no comment yet -







Follow our Social Media




Republika Penerbit - Jl. Kavling Polri Blok I No. 65 Jagakarsa, Jakarta Selatan, 12260